Minggu, 19 Januari 2014

Gelap

"Nggak tau nih tiba-tiba nemu tulisan ini di salah satu buku. Entah kapan nulisnya, kenapa bisa nulis ini, tokohnya siapa, entahlah aku sendiri lupa-__- Baru sadar kalimatnya alay, melankolis banget, iuuhh. Astagaaaa .__. Tulisan ini dibuat tahun lalu. Maaf ya kalau nggak layak dibaca, atau ada yang ngrasa jalan hidupnya mirip, malang banget nih orang haha, just kid. Tulisan ini tidak bermaksud apa-apa :D "

Aku percaya di dunia ini nggak ada yang kebetulan. Semua sudah direncanakan oleh Sang Maha Pencipta. Daun yang gugur aja sudah direncanakan Allah. Akan selalu ada tujuan dari sebuah penciptaan. Seperti aku dan kau di sini.

Aku rasa bukan tanpa alasan. Allah sudah merencanakan pertemuan kita, walaupun (mungkin) aku bukan untukmu dan kau bukan untukku.

Jujur saja, muak dengan rasa ini. Sakit, ngilu urat nadiku. Bukan karna kau, tapi... karna aku yang tak bisa melupakanmu.

Rasanya ingin pergi saja. Tapi setiap aku siap melangkah, kau selalu menarikku untuk kembali di sini. Seperti saat itu, saat kau ambil bagian yang seharusnya bukan untukmu, duduk di sampingku dan kau perlihatkan padaku simbol  itu. Mungkin kau tak bermaksut apapun. Seandainya kau tau saat itu aku tersenyum dan menangis karenamu. Rasa damai sentuh jiwaku sekaligus remukanku karena pertahanku begitu rapuh oleh pesonamu.
Kau tau sekuat hati aku membalik perasaan, membiarkan gaduh di dalamnya tampak tenang. Aku tak apa-apa asal kau jangan muncul terus. Gandenglah tangannya dan bahagiakan DIA. Jadilah orang yang tegas. Aku tau, terkadang DIA menangis pilu, mungkin nyaris remuk.

Mencintaimu adalah semangat bagiku. Kau adalah cinta yang tak pernah kumiliki. Maaf aku menghindarimu. Aku hanya butuh waktu. Bukan untuk melupakanmu, bukan... tapi untuk mempersiapkan kalau-kalau kau dan aku bertemu kembali. Satu hal yang harus kau tau, aku tidak pernah menyesal bertemu denganmu. Terimakasih untuk caramu membuatku tersipu, tersenyum dan menangis pilu.See you . . .

Minggu, 12 Januari 2014

Tahu Diri

Oleh : Maudy Ayunda

Hai selamat bertemu lagi
Aku sudah lama menghindarimu
Sialku lah kau ada di sini

Sungguh tak mudah bagiku
Rasanya tak ingin bernafas lagi
Tegak berdiri di depanmu kini

Sakitnya menusuki jantung ini
Melawan cinta yang ada di hati

Dan upayaku tahu diri tak selamanya berhasil
‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah lagi

Bye selamat berpisah lagi
Meski masih ingin memandangimu
Lebih baik kau tiada di sini


Sungguh tak mudah bagiku
Menghentikan segala khayalan gila
Jika kau ada dan ku cuma bisa


Meradang menjadi yang di sisimu
Membenci nasibku yang tak berubah


Dan upayaku tahu diri tak selamanya berhasil
‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah lagi

Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah lagi

Lumpuhkan Ingatanku
oleh: Geisha
Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi 
Tak seharusnya hatimu kau kunci

Bertanya, cobalah bertanya pada semua 
Di sini ku coba untuk bertahan 
Ungkapkan semua yang ku rasakan

Kau acuhkan aku, kau diamkan aku 
Kau tinggalkan aku

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia 
Ku ingin ku lupakannya

Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi 
Sembunyi dari apa yang terjadi 
Tak seharusnya hatimu kau kunci

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia 
Hapuskan memoriku tentang dia 
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia 
Ku ingin ku lupakannya

Jodoh Pasti Bertemu

Oleh : Afgan

Males nulis liriknya. Copas bisa sih, tapi males aja. Lagi nggak pas. Bukan karna lagunya atau liriknya yang jelek, bukan... Lagunya bagus kok, aku suka (tadinya). Cuma lg ngga pas aja. Lagu-lagu di atas itu dinyanyiin berurutan di salah satu acara TV. Kok ya bisa nyambung ya lagunyaaaa -___-.
Jodoh pasti bertemu, iyakan ? Aku yakin kok, di Al-Qur'an surah An-Nahl ayat 72 (kalau ngga salah) Allah menjadikan dirimu berpasang-pasangan. Sudah jelaskan, ngga perlu ada yang dikhawatirkan, pasrah aja sama Allah. Allah sudah menyiapkan pendamping kita masing-masing, entah kapan dipertemukan. Masih di simpenin sama Allah. Semoga bukan aku dan kamu yaaa haha :B cukup sampai di sini, sekian dan terimakasih *looh malah kaya pidato. Aku rasa bukan perkara yang mudah, aku dan kamu menjadikannya kita. Mau dikata apa lagi, kita tak akan pernah satu.
Semoga kau bahagia dengan kehidupanmu yang baru seperti aku juga bahagia :D  Terimakasih untuk segalanya. I'll think of the way that you fill up my heart. I'll be remembering you...