I see your face and
it’s hard to fake it. I thought my feeling were gone, but not. Now I’m
paralyzed. Still stuck in that time when we called it love.
Aku mulai lelah akan rasa yang masih saja membelengguku. Aku
ingin berlari melepaskan rasa yang masih melekat di hati. Aku sudah siap
melangkah maju meninggalkan rasa yang pernah mengindahkan hariku.
![]() |
Aku sudah menutup kisah itu, berjalan dan terus melangkah
hingga tak menemukanmu lagi. Berdiri kukuh sekuat hati layaknya tebing dihempas
sang ombak. Ini harus berakhir, cukup sampai di sini. Lepaskan saja dan
merelakan semua, I think it’s the best way. Biar saja kasih indah tak pernah
lekat.
Kamu tak perlu mengerti, dan jangan tanyakan kembali, berpura-puralah
seolah tak pernah ada rasa yang menyelinap seandainya aku dan kamu bertemu
kembali, aku mohon, aku telah mengemasnya rapi jauh di lubuk hatiku.
“Dan mungkin
bila nanti kitakan bertemu lagi, satu pintaku jangan kau coba tanyakan kembali
rasa yang kutinggal mati seperti hari kemarin saat semua di sini”
You know ? I’m dying just to forget you. Pergilah menjauh, susah
payah sudah aku melupakanmu. Bersikap dingin dan menghindar itu nyaris hentikan
denyut nadi jantungku. Because I’m too weak to stare you. Seberapa hebat
aku terluka sekarang, acuhkan saja. I don't expect you to care, but just one
thing let me to forget you, just it enough.
Tiada yang salah di sini, hanya keadaan dan waktunya saja
yang tidak tepat untuk aku dan kamu, atau menyatukan aku dan kamu menjadi kita.
Karna di sela aku dan kamu ada dia yang juga terluka.
***
“Ya Allah, jangan biarkan aku jatuh lagi,
apalagi jatuh hati padanya. Simpankan rasa yang Kau berikan ini sampai aku
meraih mimpiku kelak”.
Aku telah melepaskan semua. Tidak ada galau yang mengusik lagi.
Siap berpacu untuk mewujudkan mimpiku, good bye galau :D
05:27 Thanks for spirit and inspiration :)
